• Sabtu, 20 Agustus 2022

Bahtera Mitra Mahardhika (BMM) Kunjungi Kelompok Tani Hutan Maju Mapan Lampung Timur

- Senin, 20 Juni 2022 | 14:08 WIB
Bahtera Mitra Mahardhika (BMM) Kunjungi Kelompok Tani Hutan Maju Mapan Lampung Timur
Bahtera Mitra Mahardhika (BMM) Kunjungi Kelompok Tani Hutan Maju Mapan Lampung Timur

Bahtera Mitra Mahardhika (BMM) Kunjungi Kelompok Tani Hutan Maju Mapan Lampung Timur

 

Lampung Timur, Bandarlampungpost.com – Bahtera Mitra Mahardhika (BMM) mengunjungi Kelompok Tani Hutan (KTH) Maju Mapan, Sekampung Udik, Lampung Timur akhir pekan kemarin, Sabtu 18 Juni 2022. Kunjungan ini dalam rangka melakukan pendampingan kepada kelompok tani khususnya pembibitan buah Alpukat varietas Siger yang menjadi produk unggulan Provinsi Lampung.

BMM merupakan LSM yang berada di Yogyakarta, berdiri sejak 14 Februari 2014. Kunjungan ini, sesuai dengan misi BMM selaku pegiat sosial ekonomi dan lingkungan hidup . Dalam kunjungan ini, BMM diwakili langsung Ketua Perwakilan BMM Jakarta Raya beserta beberapa anggotanya. Turut serta dalam kegiatan ini Pembina dan juga Dewan Pengurus BMM dari Jakarta.

Kunjungan ini diterima dan disambut hangat oleh Bapak Purwanto selaku Ketua Kelompok Tani Maju Mapan, Pembina KTH Maju Mapan Bapak Aprianto dan jajaran pengurus lainnya.

Ketua BMM Perwakilan Jakarta Setya Pribadi mengatakan, kunjungan ini dalam rangka belajar bersama para petani pengembangan bibit buah utamanya Alpukat Siger yang menjadi unggulan di kelompok tani ini.

Baca Juga: Menengok Sejarah di Balik Masjid Masyarakat Indonesia di Maryland, Amerika

“Terimakasih kepada bapak-bapak dari KTH Maju Mapan atas sambutannya, kami dari BMM Perwakilan Jakarta Raya yang merupakan pegiat sosial yang berkantor Pusat di Yogyakarta sangat tertarik untuk mengupas varietas Alpukat lokal yaitu Alpukat Siger dan ingin sharing bersama mengenai pembibitan khususnya Alpukat Siger yang selama ini dijalani KTH Maju Mapan dan merupakan produk unggulan dari Lampung,” katanya membuka acara.

Dari perwakilan kelompok tani Purwanto mengatakan daerah Sekampung Udik sebagian masuk dalam kawasan hutan . Untuk itu, masyarakat bekerjasama dengan pihak kehutanan untuk menjaga kawasan hutan ini.

“Di daerah kami ini separoh desanya masuk hutan kawasan. Sehingga dengan seiring waktu berkembangnya varietas Siger ini kami berharap kepala balai (kehutanan) melirik, agar bisa dikembangkan oleh petani. Sehingga kami mendapatkan amanat untuk mengembangkan varietas Siger bersama kelompok tani, ketika itu belum ada kelompok tani, baru kemudian kami membentuk KTH 2 tahun lalu,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Beni Yulianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X