• Selasa, 5 Juli 2022

Lintasarta Tingkatkan Skill Generasi Muda Lewat Pelatihan Digital

- Kamis, 24 Maret 2022 | 13:16 WIB
Lintasarta berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan juga skill generasi muda di tengah hantaman pandemi Covid-19. (Foto Ist. For Bandarlampungpost.com)
Lintasarta berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan juga skill generasi muda di tengah hantaman pandemi Covid-19. (Foto Ist. For Bandarlampungpost.com)

Bandarlampungpost.com - Sebagai perusahaan total solution company yang bergerak dalam industri Information Communication and Technology (ICT), Lintasarta berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan skill generasi muda di tengah hantaman pandemi Covid-19.

Tahun 2022 ini, Lintasarta akan kembali melaksanakan program CSR di Pilar Pintar, dengan memperkenalkan program baru kelanjutan Lintasarta Digischool, dengan menggandeng salah satu produk teranyar Lintasarta Cloudeka. Kolaborasi tersebut menghadirkan program baru Cloudeka Digischool.

Menggandeng Lintasarta Cloudeka, program pembelajaran melalui platform digital, Digischool memasukan Cloudeka menjadi bagian dari kurikulum beasiswa di tahun 2022. Kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya untuk memberikan dampak langsung pada kinerja bisnis perseroan. 

Baca Juga: Berbekal Beragam Produk dan Layanan, Lintasarta Siap Dukung Transformasi Digital Inklusif

Cloudeka merupakan produk Lintasarta yang fokus dalam solusi cloud. Cloudeka menggunakan  solusi end-to-end milik Lintasarta, mulai dari infrastruktur jaringan, data komunikasi, data center hingga pakar cloud untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan.   

Cloudeka bisa diandalkan dalam membangun serta memelihara kemitraan yang kuat untuk meningkatkan bisnis lokal melalui penyediaan layanan cloud secara menyeluruh. Serangkaian solusi cloud anak negeri yang dikembangkan dengan mitra teknologi ternama ditawarkan guna menghadirkan layanan aman, mudah, dan hemat biaya, tanpa harus membangun infrastruktur TI sendiri.

Diketahui, selain mengubah tatanan hidup masyarakat, pandemi Covid-19 juga sangat berdampak pada berbagai sektor, terutama pendidikan serta tenaga kerja. Pada bidang pendidikan, dampak terberat pandemi adalah learning loss.

Baca Juga: Giliran Bos Robot Trading Fahrenheit Ditangkap Polisi

Laporan Asian Development Bank (ADB) yang dipaparkan di Simposium Pembangunan Asia Tenggara (Southeast Asia Development Symposium, SEADS) menyebutkan, jumlah penduduk miskin ekstrem di Asia Tenggara bertambah 4,7 juta orang pada 2021 dampak dari pandemi covid-19.

Halaman:

Editor: Angga Yosef

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Cara Mudah Download Video YouTube Tanpa Aplikasi

Senin, 18 April 2022 | 15:16 WIB

Sempat Gagal, Member ATG Ternyata Bisa Tarik Dana

Selasa, 5 April 2022 | 14:02 WIB

Lintasarta Support Akses Digital di Wilayah 3T

Kamis, 31 Maret 2022 | 11:47 WIB

4 Cara Hindari Ngelag saat Bermain Mobile Legends

Minggu, 30 Januari 2022 | 02:08 WIB
X