• Selasa, 5 Juli 2022

Bangun Rumah Sendiri Ternyata Bisa Kena Pajak, Begini Rinciannya

- Jumat, 8 April 2022 | 15:43 WIB
Ilustrasi rumah. (Pixabay)
Ilustrasi rumah. (Pixabay)

Bandarlampungpost.com - Masyarakat yang ingin membangun rumah sendiri dikabarkan harus bersiap untuk membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Namun, ternyata hal ini tak berlaku untuk semua tipe rumah.

Ya, PPN hanya diberlakukan bagi rumah dengan luas bangunan paling sedikit 200 meter persegi.

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menerangkan, kegiatan membangun sendiri rumah tinggal permanen dengan luas paling sedikit 200 m2 terutang PPN 2,2% dari total biaya.

Baca Juga: PRMN-Promedia Siap Bangun Kolaborasi dengan DPD RI

"Membangun sendiri berarti membangun tidak menggunakan kontraktor yang memungut PPN,” ungkap Yustinus Prastowo berdasarkan rilis yang diterima, pada Jumat, 8 April 2022.

Sejatinya, mengenai kegiatan membangun sendiri sebelumnya sudah ada. Karena sejak 1 April 2022 perubahan tarif, hal itu diatur di dalam PMK Nomor 61/PMK.03/2022 tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas Kegiatan Sendiri.

Kepala Sub Direktorat Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Perdagangan, Jasa, dan Pajak Tidak Langsung Lainnya DJP Bonarsius Sipayung menerangkan, perhitungannya yakni 20% dikali tarif PPN 11%, dikali Dasar Pengenaan Pajak (DPP).

Baca Juga: Inilah Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk Mengikuti TC SEA Games 2022

“Kalau misal (total) biaya membangun Rp1 miliar, berarti DPP-nya adalah Rp200 juta. Jadi kalau dibuat tarif efektifnya adalah 11% x 20% x total biaya. Berarti sekitar 2,2% x Rp200 juta (Rp4,4 juta). Itulah PPN terutang atas kegiatan membangun sendiri,” urainya.

Halaman:

Editor: Angga Yosef

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X