• Senin, 5 Desember 2022

Sederet Manfaat Vitamin K untuk Bayi yang Baru Lahir

- Kamis, 20 Januari 2022 | 08:54 WIB
Do’a Untuk Bayi yang baru lahir. (Istock.)
Do’a Untuk Bayi yang baru lahir. (Istock.)

 

Bandarlampungpost.com- Bayi membutuhkan asupan gizi dan vitamin yang cukup. Tak kalah penting adalah vitamin K. Vitamin tersebut sering disebut bisa membantu proses pembekuan darah dan juga menjaga kesehatan jantung. Selain itu, vitamin K ternyata juga baik untuk bayi yang baru saja lahir.

Ya, apabila bayi mendapatkan suntik vitamin K, tentu bisa mencegah dari gangguan pendarahan karena kekurangan vitamin K, atau yang dikenal sebagai penyakit hemoragik pada bayi yang baru lahir. Jika bayi kekurangan vitamin K, akan berisiko mengalami kelainan langka, yang bisa menjadi penyebab perdarahan otak dan mengakibatkan kerusakan bahkan kematian.

Bagaimana cara pemberian vitamin K opada bayi? Mengutip dari laman Pregnancy Birth & Baby, cara yang paling mudah bisa didapatkan dengan suntikan vitamin K. Satu suntikan setelah bayi lahir, akan melindungi bayi selama berbulan-bulan.

Baca Juga: Putri Tanjung Trending di Twitter Karena Bisnisnya, Kenapa?

Selain melalui suntikan, vitamin K juga bisa diberikan melalui tetesan. Namun bila lewat tetesan, Anda harus memiliki tiga dosis. Mulai dari satu dosis saat bayi lahir, kemudian dua dosis selama tiga dan lima hari kemudian, dan dosis ketiga pada minggu keempat.

Sebelum mendapatkan vitamin K, orangtua baiknya mengkonsultasikan kondisi bayinya kepada dokter. Bila bayi Anda mengalami pendarahan atau memar yang tidak dapat dijelaskan, maka sebaikanya disarankan bayi jangan dulu mendapatkan vitamin K. Begitu pula dengan bayi di atas tiga minggu, yang memiliki penyakit kuning.

Baca Juga: Cara Memakai BPJS Kesehatan Ketika di Luar Kota atau Bukan di Daerah Domisili Sendiri

Memberikan vitamin K kepada bayi yang baru lahir dapat mencegah penyakit serius. Hal itu telah diungkap oleh otoritas medis di Australia, yang sangat menganjurkan semua bayi diberikan vitamin K. Termasuk bayi prematur atau sakit, dan bayi lain yang menjalani operasi seperti sunat.***

Halaman:

Editor: Nana Puspita

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X