• Senin, 26 September 2022

Jelang HUT Kota Metro, Wisnu dan Komunitas Siapkan Seni Instalasi

- Senin, 23 Mei 2022 | 10:00 WIB
Jelang HUT Metro, Wisnu dan Komunitas Siapkan Seni Instalasi
Jelang HUT Metro, Wisnu dan Komunitas Siapkan Seni Instalasi

Jelang HUT Kota Metro, Wisnu dan Komunitas Siapkan Seni Instalasi


Metro, Bandarlampungpost.com - Partisipasi berbagai komunitas menjelang HUT Kota Metro pada 9 Juni mendatang terus bertumbuh.Selain berbagai pementasan, peluncuran buku hingga tidak ketinggalan juga seniman ikut berpatisipasi.


Adalah PG Wisnu Wijaya seniman yang juga akademisi tengah mempersiapkan karyanya bersama komunitas.


"Saya diminta teman-teman membuat seni instalasi yang nantinya akan didirikan di ruang publik," jelasnya.

Baca Juga: Sinopsis dan Link Nonton Woori The Virgin Episode 5


Seni Instalasi yang disiapkan Wisnu diberi judul Sublim ini berukuran: 200 x 55 x 45 cm dan berbahan ferrocement dan alumunium yang biaya produksinya diperolah dari penjualan kaos HUT yang dilakukan oleh komunitas sendiri.


" Karya ini merupakan representasi dari pengalaman-pengalaman warga metro dalam melihat kemajemukan dan keheterogenan kota, bahwa ruang kota  dimaknai sebagai bentuk transformasi masyarakatnya sebagai komunitas yang membentuk identitasnya dari nilai-nilai kemasyarakatan,"jelasnya


Menurutnya kota selalu didorong pada kemungkinan dinamika atas perubahan fisik dan simbolik, komunitas yang ada merupakan salah satu  pilar-pilar penopang kehidupan, untuk tetap bertahan, sebagai bentuk harapan dan legitimasi pergerakan masyarakat.


Lebih lanjut Wisnu menjelaskan bahwa Simbol 9 balok pada karya ini adalah bentuk ruang-ruang kota yang selayaknya menjadi ruang pergerakan komunitas.


" Angka 9 dalam istilahnya “qiu” merupakan sebuah penyebutan dalam bahasa mandarin yang berarti kekal, hal ini juga diyakini membawa kebaikan yang kita kenal pada 9 jurai pada mahkota siger, selain itu juga terdapat 8 tabung secara vertikal dan 5 tabung melintang horizontal merupakan makna dari kekuatan falsafah sakai sambayan (gotong royong) pada masyarakat Lampung sebagai kekuatan komunitas yang tidak terbatas dan saling mengikat," tambahnya.

Halaman:

Editor: Beni Yulianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Relawan Ganjar Pranowo Padati Maknafest OMG Lampung

Minggu, 21 Agustus 2022 | 18:02 WIB
X