• Selasa, 5 Juli 2022

Gerak Cepat DPC Demokrat Lamsel Gelar Rapat Calon Pengurus dan Ziarah Makam Radin Inten II

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:55 WIB

Gerak Cepat DPC Demokrat Lamsel Gelar Rapat Calon Pengurus dan Ziarah Makam Radin Inten II


Lampung Selatan, Bandarlampungpost.com – Pasca penetapan ketua DPC Lampung Selatan 9 Mei lalu, Ketua DPC Demokrat Lampung Selatan (Lamsel) M. Junaidi bergerak cepat. Diam-diam ternyata ia sudah melaksanakan rapat ke tiga untuk penyusunan struktur pengurus DPC Demokrat Lamsel, Sabtu 14 Mei 2022.


“Ini sudah rapat ke tiga, bersama PAC-PAC di kantor DPC, soal struktur pengurus demokratis saja, berjalan sesuai dengan aturan partai,” kata Junaidi.


Selain menggelar rapat bersama PAC dan anggota DPRD Lamsel, Junaidi juga mengajak calon pengurs, PAC dan anggota DPRD Lamsel Fraksi Demokrat ke Makam pahlawan Nasional asal Lampung Radin Inten II.

Baca Juga: Profil Shesar Hiren Rhustavito, Pebulutangkis yang Bawa Indonesia ke Final Thomas Cup 2022!


“Tadi kita menyempatkan diri ziarah bersama ke makam pahlawan nasional asal Lampung, Radin Inten. Mengenang jasa-jasa para leluhur kita, pahlawan nasional asal Lampung yang gagah berani. Hal ini sebagai motivasi bagi kita untuk berjuang dengan gagah berani mengisi kemerdekaan. Malu bagi orang Lampung jika tidak bisa berbuat untuk tanah kelahiran kita,” jelasnya.


Adapun rombongan yang ikut dalam acara ziarah ini antaralain, anggota fraksi Demokrat Lamsel, Suhendra, Jengiskhan, dan Kodri. Sementara rombongan ketua PAC antaralain, ketua PAC Palas Agus Nadi, ketua PAC Ketapang Budi Prasetyo, PAC Sragi Lilia dan PAC Bakauheni Yobi, dan PAC Penengahan Wawan Siswan.

Ditambahkan mantan anggota DPRD Lampung ini, Falsafah orang Lampung Piil Pesenggiri dicontohkan oleh pahlawan nasional asal Lampung Radin Inten II.

Baca Juga: Peran Media untuk Industri Musik di Lampung Menurut Angga The Potters

“Dalam membangun bangsa orang Lampung memiliki falsapah hidup yakni Piil Pesenggiri, salah satunya merasa malu bisa tidak bisa berbuat baik untuk rakyat dan bangsa, seperi dicontohkan oleh Radin Inten II dalam dialognya dengan ibunya, Api ubat Liom Mak, Mati Anakku artinya apa obat malu ibu, mati anakku,” pungkasnya. ***

Halaman:

Editor: Beni Yulianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X